Piano adalah alat musik yang tak lekang zaman. Repertoarnya yang luas dan tersebar di seluruh aliran musik membuat sebagian besar orang ingin memilikinya di rumah. Namun, sederet faktor membuat piano akustik jadi pilihan yang kurang ideal buat beberapa orang. Di sinilah piano digital menemukan tempatnya.

Ada banyak brand yang membuat piano digital, semisal Yamaha, Roland, dan Casio. Tetapi, produk mana yang paling sesuai dengan Anda? Untuk menjawabnya, ikuti pembahasan artikel ini mengenai cara menyeleksi piano digital yang beredar di pasaran. Lebih dari itu, kami juga merangkum sepuluh piano digital terbaik dari bermacam kelas harga. Ikuti sampai selesai, ya!

Perbedaan Piano Akustik dan Piano Digital

Piano akustik memproduksi bunyi melalui mekanisme yang kompleks. Tiap tuts tersambung ke sebuah palu (hammer). Ketika tuts ditekan, palu ini akan terlontar ke atas, memukul senar sampai menimbulkan getaran. Melalui bridge, getaran ini lantas merambat ke soundboard yang bertugas mengamplifikasinya sampai menjadi suara khas piano yang kita dengar.

Seluruh mekanisme berikut komponen-komponen di atas absen pada piano digital. Lantas bagaimana mereka memproduksi suara yang sama? Hal ini dilakukan dengan mengemulasi suara asli piano (yang berasal dari piano akustik) melalui metode sampling atau modeling.

Sampling berarti bunyi yang dihasilkan piano berasal dari sample, yaitu rekaman audio—dalam hal ini berarti rekaman suara asli piano akustik. Tiap notasi memiliki sederet sample yang berada dalam velocity (kekuatan dalam memainkan not) berbeda. Mulai dari yang paling lembut (pianissimo) sampai paling keras (fortissimo). Jadi, sample mana yang berputar ketika kita menekan sebuah tuts akan bergantung pada seberapa keras kita menekan tuts tersebut.

Pada piano digital kelas high-end digunakan juga teknik emulasi modeling. Teknik ini memproduksi bunyi dengan memreproduksi seluruh interaksi fisik yang terjadi dalam mekanisme piano akustik. Hasilnya, bunyi yang dihasilkan terdengar lebih natural, paling mendekati aslinya.

Piano digital pada dasarnya adalah upaya untuk mengemulasi piano akustik. Karena itu, sebagus apa pun piano digital, kualitas suara dan sentuhannya takkan pernah lebih baik dari piano akustik. Untuk sekadar menyamai pun, tidak semua produk mampu melakukannya. Kendati begitu, bukan berarti piano digital menjadi tak bernilai.

Salah satu keistimewaan piano digital terletak pada harganya yang lebih murah. Memang ada pula produk tertentu yang harganya sama dengan piano akustik. Namun, range termurah piano digital berkali-kali lipat lebih murah dari piano akustik paling murah sekalipun. Membuatnya lebih accessible untuk banyak orang.

Piano digital juga lebih disukai pemula karena headphone jack. Walau biasanya juga dilengkapi speaker bawaan, output audio yang bisa dipindah ke headphone ini sangat bermanfaat supaya permainan kita tidak kedengaran orang lain. Apalagi mengingat permainan pemula yang wajarnya belum rapi, sehingga mungkin cukup mengganggu buat anggota keluarga yang lain atau tetangga kanan-kiri.

Kemudian, piano digital juga lebih mudah dihubungkan dengan komputer berkat keberadaan output MIDI. MIDI adalah protokol yang menghubungkan komputer dan alat musik untuk memudahkan transfer data musik. MIDI sangat berguna buat musisi dan produser untuk mengevaluasi permainan, merapikan hasil rekaman, maupun memanipulasinya lebih lanjut lewat aplikasi DAW (Digital Audio Workstation).

Cara Memilih Piano Digital

Sudah paham bedanya, kan? Lantas apakah sudah mantap untuk beli piano digital? Kalau sudah, mari masuk ke pembahasan berikut ini. Kami mengupas tuntas aspek-aspek yang perlu dipertimbangkan dalam memilih piano digital.

Pilih Jenis Piano Berdasarkan Kebutuhan Anda

Pertama-tama, tentukan dulu jenis piano macam apa yang Anda butuhkan. Jenis ini mengacu pada form factor (ukuran dan bentuk) piano. Kategori umumnya ada tiga: slab, vertikal, serta grand. Pengkategorian ini tidak selalu konsisten dari brand satu ke yang lain. Jadi, daripada terpaku pada penamaannya, fokuslah pada karakteristik masing-masing kategori supaya lebih praktikal.

Perlu diketahui juga bahwa, tak seperti piano akustik, piano digital yang ukuran lebih besar tidak lantas memiliki kualitas suara piano yang lebih baik. Selain dari aspek praktikal, perbedaannya kurang lebih hanya terletak pada estetika, kualitas audio speaker, dan kelengkapan fiturnya saja.

Slab/Portable: Mudah Dibawa Bepergian, Gampang Disimpan Ketika Tak Dipakai

Inilah piano digital dalam bentuk yang paling sederhana. Saking sederhananya, penampakan piano ini lebih mirip keyboard elektronik daripada piano tradisional. Di samping itu, karena tidak memiliki stand atau kabinet, jenis ini biasanya ditaruh di atas meja, atau stand terpisah yang dapat dibeli sebagai aksesori.

Dibanding piano kabinet, piano jenis ini memiliki portabilitas yang baik. Bobotnya tidak seberapa berat, walau tidak bisa juga dibilang enteng. Yang jelas, leluasa dibawa bepergian karena dapat diangkut ke dalam mobil. Di rumah, penempatannya fleksibel karena dapat disimpan di dalam lemari saat tak dipakai.

Termasuk juga jenis ini adalah stage piano yang dirancang untuk live performance. Bentuknya kurang lebih sama, tetapi panel depannya dibikin lebih sederhana untuk memudahkan penyesuaian program. Selain itu, beberapa produk di lini ini juga tidak dilengkapi speaker bawaan karena dirancang untuk digunakan bersama amplifier eksternal.

Piano slab akan cocok dengan Anda kalau Anda menginginkan piano portabel yang bisa dipindah-pindah, atau dibawa bepergian. Range harganya pun sangat variatif, sehingga Anda takkan kesulitan menyesuaikannya dengan budget yang ada.

Console: Desain Mirip Piano Akustik untuk Dipakai Menetap di Rumah atau Studio

Piano console adalah piano yang memiliki kabinet atau stand dan dilengkapi tiga pedal bawaan. Bentuk yang lebih besar ini lantas menambah bobot. menjadikannya tidak praktis dibawa bepergian. Di rumah, piano ini idealnya diletakkan secara tetap di sebuah ruangan, ibarat furnitur.

Console piano cocok buat Anda yang hanya menggunakan piano di dalam rumah atau studio. Seperti jenis slab, range harga piano ini juga bervariasi tetapi umumnya sedikit lebih mahal dari jenis slab. Perlu diketahui juga bahwa kebanyakan piano slab dapat menjadi piano console dengan menaruhnya pada stand/kabinet yang dapat diberi secara terpisah.

Grand: Pilihan Alternatif untuk Anda yang Tak Ingin Membeli Grand Piano Akustik

Grand piano digital memiliki ukuran sebesar baby grand piano. Meski kualitas suara pianonya belum tentu lebih bagus, ukuran speaker yang lebih besar di dalam kabinetnya yang juga lebih besar ini akan menghasilkan kualitas audio yang lebih baik, terutama pada frekuensi rendah.

Grand piano digital mungkin cocok bila Anda menginginkan estetika grand piano tanpa membeli grand piano sungguhan yang harganya super mahal. Misalnya untuk jadi dekorasi mewah bagi Anda yang punya usaha kafe atau restoran. Di luar itu, lebih baik pilih console atau slab saja.

Biarpun Masih Pemula, Sebaiknya Tetap Pilih yang Punya 88 Tuts

Sekalipun Anda atau buah hati Anda masih pemula, kami sarankan untuk tetap membeli piano digital dengan range penuh: 88 tuts (7 oktaf). Terlebih bila secara khusus ingin menekuni musik klasik. Pasalnya, repertoar musik klasik sejak era Romantik—di mana piano pertama kali memiliki 88 tuts—memiliki jangkauan oktaf yang lebih luas.

Dampaknya, pada sederet piece, akan ada nada tinggi yang berada di luar range piano 61 atau 76 tuts. Kalau memainkannya, nada dasar mesti diturunkan satu atau dua oktaf. Memang, pertama kali belajar piano, Anda akan lebih banyak fokus di range tengah terlebih dulu. Namun, cepat atau lambat Anda akan berinteraksi dengan sejumlah piece yang memerlukan range penuh.

Hal yang sama juga berlaku untuk Anda yang sudah mahir, kecuali Anda hanya memainkan musik dari era pra-Romantik di mana piano masih memiliki 5 oktaf. Misalnya karya-karya Bach, Mozart, Haydn, sebagian karya Beethoven, dan seterusnya.

Sementara untuk Anda yang tidak main musik klasik, aspek ini mungkin tidak sama mutlaknya. Bergantung pada repertoar yang Anda mainkan. Kalau memang yakin 61 atau 76 tuts sudah cukup untuk repertoar Anda, maka tak ada masalah. Tapi kalau tidak yakin, lebih baik tetap ambil yang 88 tuts agar lebih aman.

Supaya Sentuhannya Terasa seperti Piano Akustik, Pastikan Action-nya Fully Weighted

Piano akustik memproduksi suara lewat pengungkit yang membuat hammer naik memukul senar tiap kali tuts ditekan. Mekanisme ini disebut “action”. Komponen-komponen tadi secara natural membuat tuts terasa berat saat ditekan. Sensasi ini membantu kita memahami mesti seberapa keras tekanan yang jari kita berikan untuk memproduksi suara yang kita inginkan.

Jika mau terdengar lembut, maka tekan dengan pelan. Begitu pun sebaliknya. Permainan pun jadi terasa lebih ekspresif. Hal ini menjadi sangat penting terutama dalam musik klasik di mana ekspresivitas musisi sangat menentukan bagaimana musik akan dicerna oleh pendengarnya. Bermanfaat pula untuk melatih kekuatan jari yang lantas akan berdampak positif terhadap peningkatan teknik bermain.

Pada piano digital, action juga diemulasi agar terasa semirip mungkin dengan yang asli. Tutsnya pun weighted, diberi pemberat. Ada yang semi-weighted, fully waited, dan graded weighting.

Pilihlah piano digital yang tutsnya fully weighted, atau biasa disebut hammer action. Pada jenis action ini, terdapat sistem pengungkit di bawah tuts untuk menciptakan resistansi yang mirip dengan piano akustik. Kalau mau lebih realistis lagi, pilih graded weighting di mana tuts pada range rendah akan terasa lebih berat dan berangsur-angsur semakin ringan ke atas, sebagaimana piano akustik sungguhan.

Paling Tidak, Pilih yang Limit Polifoninya Sampai 64 Suara

Polifoni merujuk pada jumlah not yang dimainkan sekaligus. Sebuah chord sederhana misalnya, terdiri dari tiga not yang ditekan bersamaan. Sebuah piano memiliki polifoni maksimum yang membatasi jumlah not yang dapat dimainkan sekaligus. Kalau jumlah not yang ditekan melebihi batas itu, maka sebagian not takkan berbunyi. Berarti, jika sebuah piano memiliki 32 polifoni, kita dapat memainkan hingga 32 not sekaligus.

Supaya permainan tidak terhambat, pastikan untuk memilih piano digital yang maksimum polifoninya sampai 64. Tapi mengapa demikian? Tidakkah kita hanya mampu memainkan 10 tuts sekaligus karena jari kita hanya sepuluh? Logikanya tidaklah sesederhana itu.

Jari kita memang hanya dapat menekan 10 tuts sekaligus. Tapi, saat kita bermain, ada saatnya kita menekan pedal sustain yang menahan not untuk tetap berbunyi meskipun kita tidak menekannya lagi. Akhirnya, not yang berbunyi berakumulasi tanpa kita sadari. Jadi, walaupun dalam satu waktu jumlah not yang kita tekan takkan lebih dari sepuluh, not yang berbunyi bisa berkali-kali lipat lebih dari itu.

Selain itu, jumlah polifoni juga akan bertambah jika kita menambahkan layer, misalnya drum track atau string untuk mengiringi permainan piano. Bahkan, yang sederhana seperti metronom juga masuk hitungan. Alhasil, jika maksimum polifoninya rendah, tak perlu waktu lama sebelum sebagian suara menghilang.

64 polifoni adalah batas minimal yang cocok untuk para pemula. Kendati begitu, seiring berkembangnya kemampuan dan kompleksitas musik yang dimainkan, 64 polifoni akan segera terasa kurang. Jika Anda sudah berada di tingkat ini, maka 128 polifoni bakal lebih ideal. Saran ini berlaku untuk semua genre, baik klasik, jazz, blues, dll.

Perihal Tone, Ikutilah Preferensi Anda

Tone atau timbre adalah karakteristik/warna nada. Kita mendeskripsikannya dengan istilah bright, mellow, big, dan seterusnya. Saat membeli piano digital, Anda tak cukup hanya memeriksa tone pianonya. Periksa juga tone dari voice instrumen yang lain, terutama yang akan sering Anda pakai.

Perlu diketahui bahwa perihal ini sepenuhnya subjektif, mengikuti preferensi masing-masing orang. Yang jelas, agar tahu suaranya seperti apa, Anda perlu mencobanya langsung dengan datang ke toko alat musik.

Namun kalau Anda berniat membelinya online, maka cek dulu review dan demonstrasinya di YouTube. Biasanya, produsen juga menyediakan contoh samples suara di website produk. Walau memang, kompresi audio dan faktor-faktor lain dapat membuat suara yang kita dengar dari internet belum tentu sepenuhnya akurat. Jadi, tetap usahakan untuk mencobanya langsung.

Biar Makin Fungsional, Periksa Jumlah Suara Instrumennya

Inilah enaknya pakai piano digital. Anda tak hanya bisa main piano, tetapi juga instrumen yang lain. Fitur instrumental voice-nya sangat berguna untuk menghadirkan variasi pada musik Anda. Ada berbagai voice yang tersedia, mulai dari alat musik keyboard lainnya seperti organ dan harpsichord, hingga string, bass, dan banyak lagi.

Sebelum membeli, periksalah berapa banyak voice instrumen yang disediakan. Tidak perlu pilih yang paling banyak, cukup yang memuat deretan voice yang perlu Anda pakai saja. Jangan lupa pula untuk memeriksa bagaimana tone suaranya saat mencoba pianonya di toko, ya!

Cek Ada Tidaknya Pedal

Piano memiliki tiga pedal, dari kiri ke kanan: soft, sustenuto, dan sustain. Tiga pedal ini sudah pasti ada pada piano akustik, tapi tidak demikian pada piano digital. Biasanya, piano digital di kelas harga menengah ke bawah hanya dilengkapi satu pedal sustain. Buat pemula, keberadaan satu pedal ini sudah cukup.

Sementara itu, orang yang sudah mahir mungkin membutuhkan ketiganya untuk mengikuti kebutuhan repertoar. Jika begitu, Anda dapat membeli pedal yang lain sebagai secara terpisah sebagai aksesori.

Pada produk high-end Anda akan menemukan fitur half-pedaling yang mengemulasi skenario di mana pianis hanya menekan pedal separuh. Fitur ini sangat bermanfaat untuk mengembangkan tone dan menyesuaikan intensitas sustain. Jadi, jangan lupa untuk memeriksa keberadaannya di spesifikasi produk. Perlu diingat pula untuk membeli pedal yang juga mendukung half-pedaling jika piano Anda memiliki fitur ini.

Jangan Lupa untuk Mengetes Kualitas Speaker Bawaannya

Salah satu keistimewaan piano digital adalah kemampuannya disambung ke headphone supaya bunyinya tidak terdengar ke mana-mana. Kendati begitu, pasti ada kalanya kita ingin memperdengarkan permainan kita pada orang lain. Di sinilah pentingnya memastikan kualitas speaker bawaan piano tersebut.

Produk regular biasanya dilengkapi dua speaker. Dua speaker ini cukup untuk memproduksi audio secara full range dari 20Hz – 20kHz. Namun, akurasinya tidak konsisten pada frekuensi atas dan bawah. Hanya kuat di mid range.

Itu sebabnya mengapa pada produk di kelas yang lebih tinggi biasanya menambahkan minimal satu speaker lagi. Distribusi frekuensinya pun dapat dipecah dengan satu speaker untuk bass, satu untuk mid, dan yang terakhir treble.

Seperti telah kami sebutkan di atas, untuk mengetahui kualitas suara speaker Anda perlu mendengarnya secara langsung. Rekaman video di YouTube tidak dapat merepresentasikannya dengan akurat. Contoh samples suara yang diberikan produsen pun tidak dapat jadi ukuran pasti. Jadi, carilah toko alat musik terdekat yang menjual kandidat piano yang Anda sasar.

Siapkan Dana Lebih untuk Membeli Sejumlah Aksesori Esensial Ini

Membeli piano saja tidak cukup. Ada sederet aksesori yang perannya sangat esensial dalam memaksimalkan pengalaman bermain Anda. Siapkanlah dana lebih dalam anggaran belanja Anda untuk membeli beberapa, di antaranya:

  • Stool/bench sebagai tempat duduk khusus yang ketinggiannya bisa diatur sesuai kenyamanan. Bentuk tradisionalnya tidak pakai sandaran, tapi ada juga yang pakai untuk membantu menjaga postur tetap tegak.
  • Stand/kabinet untuk melengkapi piano slab. Kecuali bila Anda lebih senang meletakkan pianonya di atas meja.
  • Kabel USB MIDI untuk menghubungkan piano Anda ke komputer.
  • Headphone untuk mendengar permainan Anda saat tidak mau main menggunakan speaker. Karena kualitas headphone-nya tidak bisa sembarangan, bersiaplah untuk merogoh kocek agak besar.
  • Pedal untuk piano yang belum termasuk pedal pada paket penjualannya.

10 Rekomendasi Piano Digital Terbaik

Akhirnya kita sampai di bagian menyenangkannya: belanja. Di bawah ini telah kami rangkum sepuluh piano digital terbaik yang kami ambil dari beragam merek terpercaya. Harganya pun bervariasi sehingga Anda takkan kesulitan menyesuaikan dengan budget yang ada. Selamat memilih!

1. Yamaha P-125

Sumber: Id.yamaha.com

Piano digital entry level dengan tone unggulan dan harga yang bersahabat

Yamaha P-125 adalah piano digital yang cocok untuk tingkat pemula sampai intermediate. Dengan action graded hammer, jemari Anda dapat merasakan sensasi serupa piano akustik. Terlebih lagi, ada touch sensitivity 4 tingkat untuk menyesuaikan intensitas/volume suara piano berdasarkan kekuatan Anda menekan tuts.

Kualitas samples piano slab ini juga berkualitas tinggi karena diambil dari grand piano Yamaha CFIIIS 9’ Concert. Dengan tone yang cenderung bright, suara yang diproduksi oleh Yamaha P-125 terdengar kaya dan memiliki kedalaman yang baik. Kualitas speaker-nya pun lumayan apik sehingga takkan membuat Anda malu saat memperdengarkannya ke orang lain.

6 Alasan untuk Membeli Produk:

  • Terbuat dari material plastik yang menghasilkan build quality apik tapi tetap relatif enteng.
  • Tuts dengan graded weighted-nya terasa cukup realistis seperti piano akustik sungguhan. Meski bukan yang paling realistis di kelasnya.
  • Presentasi menu di panel pengaturan terasa simpel dan tidak bikin bingung.
  • Ada setting equalizer khusus bernama Table EQ yang mengoptimasi distribusi frekuensi audio saat piano diletakkan di atas meja.
  • Kompatibel dengan aplikasi Yamaha Smart Pianist yang fungsinya banyak sekali. Mulai dari membantu rekaman dalam bentuk MIDI maupun audio, hingga mengakses seluruh fitur lainnya.

2 Pertimbangan sebelum Membeli Produk:

  • Tutsnya belum pakai gading sintetis, masih plastik. Juga tidak dilapisi tekstur apapun. Hanya pada tuts hitamnya saja ada lapisan matte yang membuat grip-nya lebih enak.
  • Pedal sustain bawaannya masih berbentuk kotak sehingga tidak terasa realistis.
Jenis Slab
Jumlah tuts 88
Action Graded hammer standard
Maksimum polifoni 192
Kisaran harga Rp7.800.000

2. Yamaha CLP-725

Sumber: Id.yamaha.com

Memberi prioritas lebih pada action dan kualitas suara

Sebagai bagian dari seri Clavinova, Yamaha CLP-725 mengadopsi desain piano tradisional. Tidak ada panel pengaturan dengan segala tombolnya. Beragam fitur juga dipangkas, contohnya jumlah suara instrumen yang hanya sepuluh. Kalau begitu, kenapa harganya jadi lebih mahal ketimbang produk sebelumnya yang berfitur lebih lengkap?

Yamaha melakukan hal ini dengan tujuan memaksimalkan kualitas pianonya itu sendiri. Ketimbang fungsionalitas, CLP-725 memprioritaskan kualitas suara dan action keys serealistis mungkin. Terlihat dari salah satu sample pianonya yang direkam dari grand piano Bösendorfer Imperial yang terkenal mewah.

5 Alasan untuk Membeli Produk:

  • Sudah pakai samples dari piano Yamaha generasi terbaru yakni grand piano Yamaha CFX Concert.
  • Sudah kompatibel dengan aplikasi Yamaha Smart Pianist.
  • Ada interface kecil di sisi kiri papan tuts untuk fungsi pengaturan dasar. Letaknya yang tersembunyi tidak merusak estetika tradisional dari pianonya.
  • Action key GrandTouch-S terasa lebih peka dan responsif.
  • Sudah ada preset 50 lagu klasik.

Pertimbangan sebelum Membeli Produk:

Relatif tidak ada.

Jenis Console
Jumlah tuts 88
Action Weighted
Maksimum polifoni 256
Kisaran harga Rp18.000.000

3. Roland FP-30X

Sumber: Id.roland.com

Harganya bersahabat, fiturnya menang banyak!

Buat sebuah piano digital entry level yang harganya bersahabat, spesifikasi Roland FP-30X terasa sangat istimewa. Pertama, tutsnya sudah diberi coating gading sintetis (ivory feel) sehingga grip-nya terasa lebih mantap. Tidak plasticky, walau bahan utamanya memang plastik.

Kemudian, maksimum polifoni slab piano ini mencapai 256 suara. Polifoni sebanyak ini normalnya baru bakal ditemukan pada piano digital yang lebih mahal. Sudah begitu, kualitas suaranya juga lebih realistik dan mendetail berkat mesin suara SuperNATURAL yang menggabungkan metode sampling dan modeling.

5 Alasan untuk Membeli Produk:

  • Dibakali sampai 56 suara instrumen.
  • Parameter modeling-nya dapat dimodifikasi untuk mengubah tone piano sesuai preferensi lewat aplikasi Roland Piano Designer.
  • Speaker kencang dan bertenaga dengan pilihan setting optimasi berdasarkan tempat menaruh pianonya: di atas meja atau di atas stand.
  • Konektivitas lengkap, hanya minus AUX port.
  • Harga sangat kompetitif mengingat kelengkapan fiturnya.

2 Pertimbangan sebelum Membeli Produk:

  • Pedal sustain bawaannya kurang solid.
  • Key action-nya yang agak keras mungkin kurang cocok untuk beberapa pianis.
Jenis Slab
Jumlah tuts 88
Action PHA-4 Standard
Maksimum polifoni 256
Kisaran harga Rp8.800.000

4. Roland RD-2000

Sumber: Id.roland.com

Salah satu stage piano terbaik yang bisa ditemukan hari ini!

Roland RD-2000 merupakan digital piano premium yang utamanya menyasar para profesional. Sebagai sebuah stage piano, RD-2000 tentu sangat portabel dengan bobot sekitar 21 kilogram. Pada panel depannya tersedia kontroler lengkap untuk memudahkan penyesuaian setting ketika tampil di atas panggung. Tak perlu susah-susah buka aplikasi smartphone dulu.

RD-2000 telah dilengkapi action keys PHA-50 yang merupakan salah satu action terbaik dari Roland. Didukung tuts berbahan kayu dengan cangkang plastik ber-coating gading sintetis, sentuhannya terasa mantap dan begitu realistis. Jika Anda berminat membeli piano ini, perlu diingat bahwa RD-2000 tidak memiliki speaker bawaan. Jadi, pastikan Anda memiliki speaker eksternal kalau mau memainkannya tanpa headphone.

5 Alasan untuk Membeli Produk:

  • Dilengkapi dua mesin suara. V-Piano dengan metode modeling untuk emulasi piano akustik dan SuperNATURAL dengan metode hybrid sampling dan modeling untuk preset piano elektronik dan instrumen lainnya. Hasilnya, seluruh suara instrumen terdengar realistis, bukan hanya pianonya saja.
  • Mesin suara V-Piano tidak memiliki limit polifoni.
  • Tone piano dan aspek lainnya bisa diatur lewat aplikasi Rolanc Piano Designer.
  • Pedal sustain bawaannya sudah apik dan mendukung hald-pedaling. Tidak perlu beli lagi.
  • Konektivitas lengkap.

2 Pertimbangan sebelum Membeli Produk:

  • Karena tombol dan kenop di panel depannya banyak, penempatannya agak mepet satu sama lain. Orang yang jarinya besar mungkin akan agak kesulitan.
  • Harganya mungkin terlalu mahal untuk beberapa orang.
Jenis Stage piano
Jumlah tuts 88
Action PHA-50
Maksimum polifoni V-Piano Technology Sound Engine: Full Polyphony

SuperNATURAL Sound Engine: 128

Kisaran harga Rp34.750.000

5. Roland FP-90

Sumber: Id.roland.com

Piano digital portabel nomor wahid pada daftar rekomendasi ini!

Ini adalah piano digital portabel level high-end terbaik dalam daftar rekomendasi ini. Fantastis di segala aspek, Roland FP-90 hanya ditandingi oleh piano digital berkabinet atau piano akustik sungguhan. Mekanisme action keys PHA-50 yang diimplementasikan di sini adalah mekanisme action yang juga terdapat pada piano digital Roland tipe upright yang harganya berkali-kali lipat.

Pada produk ini, Roland membekali mesin suara SuperNATURAL yang konsisten dipakai pada nyaris semua piano digital mereka. Wajar saja, mesin suara dengan pendekatan modeling-nya yang unik ini memang berhasil bersaing dengan samples terbaik dari grand piano kelas dunia yang dipakai oleh piano merek lainnya. Malah, mesin suara ini memberikan kontrol lebih ke pianis untuk mengatur tone sesuai selera.

5 Alasan untuk Membeli Produk:

  • Grip mantap karena uts sudah dilapisi gading dan kayu eboni sintetis.
  • Parameter suara piano dapat diatur lewat aplikasi Roland Piano Designer sesuai preferensi. Ada tambahan slider pada panel depan yang berfungsi sama.
  • Suara kencang dan jernih dari empat speaker yang mumpuni. Saking kencangnya, audio tetap jelas meski dipakai di ruangan terbuka atau luar ruangan.
  • Bobot 23 kilogram yang tidak bisa dibilang enteng, tapi masih cukup leluasa dibawa bepergian kalau naik mobil.
  • Emulasi modeling-nya membuat bunyi piano lebih adaptif. Lebih baik dalam memfasilitasi ekspresivitas permainan pianis yang berpengalaman.

Pertimbangan sebelum Membeli Produk:

  • Harganya mungkin terlalu mahal untuk beberapa orang.
Jenis Slab
Jumlah tuts 88
Action PHA-50
Maksimum polifoni Tidak terbatas untuk piano, sedangkan suara yang lain sampai 384
Kisaran harga Rp27.400.000

6. Casio Privia PX-S1000

Sumber: Casio-intl.com

Desain minimal untuk portabilitas maksimal!

Untuk pemula atau anak-anak yang baru memulai kursus piano, Casio Privia PX-S1000 adalah salah satu pilihan yang bagus. Pasalnya, action keys piano ini punya karakteristik yang ringan. Sehingga tidak membuat jemari terlalu capek.

Dari segi desain, PX-S1000 begitu minimalis dan tipis dengan bobot hanya kurang lebih 11 kilogram saja. Membuatnya sangat portabel seandainya perlu dibawa bepergian untuk nge-gig. Bobotnya yang ringan ini bahkan membuatnya nyaman dibopong di punggung menggunakan carrying bag!

5 Alasan untuk Membeli Produk:

  • Seluruh konektivtas yang esensial sudah tersedia.
  • Bisa bekerja pakai 6 buah baterai AA. Bisa dipakai untuk main di luar ruangan yang tidak ada sumber listrik.
  • Parameter piano bisa diatur lewat aplikasi Casio Chordana Play.
  • Limit polifoninya relatif tinggi untuk piano di kelas harga ini.
  • Harga kompetitif.

2 Pertimbangan sebelum Membeli Produk:

  • Resistansi antara tuts putih dan hitam tidak sama. Sentuhannya mungkin akan terasa agak canggung untuk orang yang sudah berpengalaman. Sedangkan yang pemula mungkin takkan merasakannya.
  • Tekstur glossy pada bodinya bakal meninggalkan bekas sidik jari kalau disentuh. Harus sering dibersihkan kalau mau terlihat mulus.
Jenis Slab
Jumlah tuts 88
Action Smart scaled hammer action keyboard
Maksimum polifoni 192
Kisaran harga Rp8.870.000

7. Kawai ES110

Sumber: Kawai-global.com

Dibekali salah satu mekanisme keys action terbaik di kelas entry level

Kawai ES110 merupakan salah satu piano digital entry-level yang menawarkan kualitas suara paling bagus saat ini. Bisa demikian karena samples-nya direkam dari Kawai EX Concert Grand Piano, yang merupakan grand piano kelas dunia. Samples berkualitas tinggi ini mampu dipancarkan dengan sempurna lewat speaker andal yang mampu memproduksi volume cukup keras tanpa kehilangan detail dan kekayaan suaranya.

Tak hanya bagus di telinga, Kawai juga memastikan sensasi permainan terasa serealistis mungkin dengan mekanisme action Responsive Hammer Compact (RHC). Saking apiknya, sebagian orang berpendapat bahwa inilah mekanisme action terbaik untuk piano entry level. Terasa dari karakteristiknya yang lembut sehingga lebih nyaman buat pemula.

5 Alasan untuk Membeli Produk:

  • Cukup portabel dengan bobot yang hanya sekitar 12 kilogram.
  • Ada sambungan MIDI bluetooth.
  • Pedal sustain bawaan berkualitas apik sudah berbentuk seperti pedal tradisional. Tak perlu beli baru kecuali ingin tambah pedal yang lain.
  • Parameter piano dapat diatur lewat aplikasi Virtual Technician yang tersedia untuk iOS.
  • Sudah tersedia 19 suara instrumen.

2 Pertimbangan sebelum Membeli Produk:

  • Tidak ada USB ports buat colok flash disk.
  • Perekaman MIDI-nya hanya bisa satu track.
Jenis Slab
Jumlah tuts 88
Action Grade-weighted hammers
Maksimum polifoni 192
Kisaran harga Rp8.500.000

8. Kawai CN29

Sumber: Kawai-global.com

Piano console yang harganya tak bikin kantong jebol!

Jika budget Anda agak tipis tapi ingin piano console, maka Kawai CN29 jawabannya. Harga piano ini hanya 13 jutaan, tapi desainnya begitu elegan dan berkelas. Tentu kualitasnya suara pianonya juga berkelas dengan speaker rancangan Onkyo yang mampu mengeluarkan tone sejati dari Kawai SK-EX Acoustic Grand piano yang menjadi sumber samples-nya.

Beberapa dari Anda mungkin ada yang terintimidasi dengan bentuk kabinet piano ini dan menyangkanya hanya cocok buat dipakai pianis yang sudah berpengalaman. Kenyataannya tidak demikian. CN29 adalah piano yang bersahabat buat pemula. Keys action Resoponsive Hammer III-nya memiliki karakteristik lembut. Grip jari Anda juga bakal lebih mantap berkat permukaan tuts yang dilapisi bahan gading sintetis.

5 Alasan untuk Membeli Produk:

  • Desain piano console tradisionalnya dibuat lebih ramping sehingga tak terlalu makan tempat.
  • Speaker Onkyo tetap terdengar baik di volume maksimal sekalipun.
  • Sudah ada Bluetooth MIDI.
  • Parameter suara piano dapat dikostumisasi lewat aplikasi Kawai Virtual Technician.
  • Harga sangat bersahabat untuk ukuran piano console.

Pertimbangan sebelum Membeli Produk:

  • Action-nya yang lembut mungkin kurang disukai pemain berpengalaman.
Jenis Console
Jumlah tuts 88
Action Grade-weighted hammers
Maksimum polifoni 192
Kisaran harga Rp13.000.000

9. Korg B2SP

Sumber: Korg.com

Sudah dilengkapi stand kabinet bawaan dan tiga pedal

Korg B2SP adalah salah satu model Korg B2 yang telah ditambahkan stand kabinet bawaan dan tiga pedal. Meski sudah paket lengkap, harga dari produk ini begitu murah. Setara dengan piano slab lain yang belum dilengkapi stand dan tiga pedal.

Dengan adanya stand kabinet, Anda dapat memajang piano ini di rumah sebagaimana furnitur. Tapi, tidak seperti piano console sungguhan, Korg B2SP bisa juga dibawa bepergian dengan melepaskannya dari stand. Bobot pianonya saja hanya sekitar 11 kilogram. Mudah dibawa bepergian!

4 Alasan untuk Membeli Produk:

  • Action keys lumayan baik walau bukan yang terbaik di kelasnya.
  • Pedal sudah mendukung half-pedaling.
  • Kualitas suara tidak terpengaruh bentuk ruangan karena langsung mengarah ke depan. Tidak seperti piano digital lain menyebar.
  • Harga sangat kompetitif.

Pertimbangan sebelum Membeli Produk:

  • Suara instrumen yang hanya 12 terhitung sedikit dibanding produk lain di range harga ini.
Jenis Console
Jumlah tuts 88
Action Graded hammer standard
Maksimum polifoni 120
Kisaran harga Rp7.300.000

10. Nord Piano 4

Sumber: Nordkeyboards.com

Emulasi piano akustik realistis, tersembunyi di balik desain modern yang keren

Di balik desainnya yang modern dengan balutan warna merah khas Nord, piano digital ini menghadirkan salah satu emulasi piano akustik paling realistis hari ini. Pengimplementasian Virtual Hammer Action Technology yang secara khusus dikembangkan Nord untuk seri pianonya, terasa sungguh responsif.

Saking responsifnya, piano ini dapat membunyikan not baru sekalipun kita menekan tutsnya ketika ia belum terangkat sepenuhnya. Repetisi not secara cepat pun terdengar natural. Kalau budget Anda cukup, bisa dikatakan mustahil Anda akan dibuat kecewa oleh piano digital yang satu ini!

5 Alasan untuk Membeli Produk:

  • Pedalnya velocity sensitive. Artinya, seberapa kuat kita menginjak pedal bakal memengaruhi samples apa yang keluar. Membuat permainan yang ekspresif jadi makin ekspresif lagi.
  • Build quality di atas rata-rata dengan sasis dari aluminium.
  • Koleksi suaranya dapat ditambah dengan mengunduh dari Nord Piano Libray yang bisa diakses online.
  • Panel kontrol memuat pengaturan lengkap, tapi tetap terasa intuitif.
  • Paket penjualan sudah termasuk Nord Triple Pedal.

2 Pertimbangan sebelum Membeli Produk:

  • Action keys-nya sangat apik, tapi bukan yang terbaik untuk stage piano di level ini.
  • Harganya mungkin tidak terjangkau sebagian kalangan.
Jenis Stage piano
Jumlah tuts 88
Action Virtual Hammer Action Technology
Maksimum polifoni 120
Kisaran harga Rp46.680.000

Tabel Perbandingan Piano Digital

Kesimpulan

Jadi, mana piano digital yang mau Anda bawa pulang? Dengan teknologinya hari ini,  jarak kualitas antara piano digital dan piano digital makin kecil. Jika Anda mengikuti seluruh aspek cara memilih kami di atas, mestinya Anda dapat menemukan piano digital paling realistis sesuai budget Anda.

Kalau Anda masih awam, kami sarankan untuk fokus pada produk dari merek-merek yang sering direkomendasikan. Anda dapat mulai dari katalog Yamaha, Roland, Kawai, Nord, Korg, Casio, dan Dexibell. Bukan berarti bahwa merek selain itu mesti Anda hindari. Hal ini hanya berhubungan dengan popularitas, yang dapat menjadi indikator terhadap kualitas produk-produknya. Mudah-mudahan segera ketemu yang cocok, ya!

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *