Peralatan Dapur

10 Rekomendasi Pisau Dapur Terbaik

Sanofi IA x PickyBest

Pisau dapur yang berkualitas akan menjadikan proses memasak lebih konsisten, cepat, dan aman. Tidak mengherankan bila banyak yang mengatakan bahwa keahlian paling penting untuk seorang chef adalah kelihaiannya menghandel pisau. Jika Anda ingin mengasah kemampuan berpisau Anda, maka Anda memerlukan pisau dapur terbaik.

Wüsthof, Zwilling J. A. Henckels, dan Global adalah beberapa produsen pisau dapur terbaik di dunia. Agar tidak keliru, kami akan menjelaskan cara memilih produk terbaik di artikel ini. Tidak hanya itu, kami juga merangkum sepuluh pisau dapur yang beredar di pasaran saat ini. Kita pelajari sama-sama, yuk!

Cara Memilih Pisau Dapur

Sekadar tajam saja tidak cukup. Pisau dapur sebaiknya juga harus tahan lama dan enak digenggam. Di bagian ini kami kupas cara memilih pisau dapur berkualitas dengan mempertimbangkan beragam faktor, mulai dari jenis pisaunya, material bilah dan handel, jenis tang, dan sensasinya di tangan.

Dari Sekian Banyak Jenis, Hanya Tiga Pisau Berikut yang Esensial

Dari sekian banyak jenis pisau dapur, yang Anda butuhkan pada dasarnya hanya tiga: chef’s knife, pairing knife, dan serrated knife alias bread knife. Nyaris semua pekerjaan dapur level rumahan dapat Anda selesaikan dengan tiga jenis pisau ini.

Chef’s Knife: Pisau Serbaguna yang Paling Penting di Dapur

Dari namanya, sudah terlihat bagaimana erat hubungan pisau ini dengan identitas seorang chef. Namun, bukan berarti pisau ini hanya dibutuhkan oleh orang yang berprofesi sebagai chef. Justru karena fungsionalitasnya yang sangat tinggi, chef’s knife menjadi pisau yang paling penting, baik di dapur profesional maupun rumahan.

Chef’s knife dapat digunakan untuk memotong, mengiris, maupun mencincang. Karakteristik yang kuat dan tidak tumpul membuatnya mampu memproses berbagai jenis bahan, baik yang keras seperti kulit buah, maupun kenyal seperti daging.

Ukuran pisau ini bervariasi dari 6 sampai 12 inci. Untuk level nonprofesional, ukuran yang disarankan adalah maksimal 8 inci. Sementara ukuran 12 inci banyak dipakai oleh chef profesional. Kendati begitu, tak ada acuan baku tentang ukuran chef’s knife terbaik. Pilihannya subjektif sesuai kenyamanan dan preferensi tiap individu.

Karena akan menjadi pisau yang paling sering dipakai, Anda dapat mengalokasikan dana terbesar untuk membeli pisau ini. Pilihlah yang tidak hanya tajam, tapi juga ringan, nyaman digenggam, dan tahan lama.

Di sisi lain, ada pula pisau santoku yang fungsionalitasnya mirip dengan chef’s knife. Salah satu perbedaan mendasar terletak pada bilah pisaunya yang lebih tipis dan tajam. Alhasil, potongannya pun lebih presisi, cocok untuk mengiris bahan-bahan yang mudah rusak seperti seafood dan sayuran.

Perannya yang sama menjadikan pisau santoku dari Jepang ini dapat menjadi pilihan alternatif dari chef’s knife. Dengan kata lain, kalau Anda berminat membeli pisau santoku, tidak perlu lagi membeli chef’s knife. Begitu pun sebaliknya. Tapi, perlu diperhatikan bahwa perbedaan lengkung pada bilah pisau santoku membuat teknik penggunaannya sedikit berbeda.

Paring Knife: Berukuran Lebih Kecil untuk Memotong Sayur dan Buah

Ukuran chef’s knife yang agak besar membuatnya kurang pas untuk melakukan pekerjaan kecil yang memerlukan presisi, misalnya mengupas kulit udang, buah-buahan, dan bahan-bahan berukuran kecil lainnya. Pisaunya pun berukuran kecil, sekitar 2 sampai 4 inci saja.

Sebagai alternatif, Anda dapat memilih utility knife. Pisau ini fungsinya kurang lebih sama dengan paring knife. Hanya bilahnya saja lebih panjang. Alhasil, nyaman digunakan untuk memotong bahan-bahan kecil, maupun yang agak besar seperti mencincang bawang dan sejenisnya.

Sama seperti chef’s knife, pilihlah paring knife yang tajam, nyaman digenggam, dan bahannya awet atau bahkan antitumpul. Kabar baiknya, Anda tidak perlu merogoh kocek terlalu dalam untuk mendapatkan paring knife dan utility knife yang berkualitas.

Serrated Knife: Untuk Memotong Bahan Lembut

Serrated knife atau sering juga disebut bread knife. Berkat gerigi yang terdapat pada bilahnya, pisau ini cocok mengiris bahan yang lembut di bagian dalam tanpa merusaknya, contohnya roti, kue, buah, dan sejenisnya. Sementara ukurannya, mirip seperti chef’s knife.

Pilihlah serrated knife yang ukurannya geriginya tidak terlalu besar, agar tidak menghancurkan bagian dalam bahan yang mudah rusak. Harga serrated knife sendiri bervariasi sesuai brand. Menyenangkannya, serrated knife yang berkualitas akan terjaga ketajamannya selama bertahun-tahun. Alhasil, Anda tidak perlu sering gonta-ganti.

Supaya Awet, Pastikan Material Bilah Pisaunya Berkualitas

Bilah pisau adalah bagian yang terpenting dari pisau. Anda perlu memastikan materialnya menggunakan bahan berkualitas agar, selain tajam, juga tahan lama. Material yang paling sering digunakan untuk bilah pisau adalah stainless steel. Sifatnya yang kokoh dan tidak mudah karat memungkinkan pemakaian berat dalam jangka waktu lama, asalkan rutin diasah dan langsung dibersihkan tiap habis dipakai.

Pada produk yang lebih bagus, Anda dapat menemukan bilah pisau dapur yang dibuat dari high carbon stainless steel. Seperti namanya, kandungan karbon pada stainless steel ini lebih tinggi, menghasilkan bilah yang ketajamannya lebih awet. Alhasil, Anda tidak perlu mengasahnya sesering stainless steel biasa.

Selain stainless steel, material lain yang sering dipakai adalah keramik. Jenis keramik yang dipakai untuk bilah pisau adalah keramik zirconia. Material ini unggul karena mampu mempertahankan ketajamannya untuk waktu yang sangat lama, berkat sifatnya yang sangat kaku.

Saat ketajamannya hilang pun, Anda tidak bisa mengasahnya sendiri karena diperlukan alat khusus. Sebab itu, produsen pisau keramik umumnya memberi jaminan untuk mengasah pisaunya lagi begitu ketajamannya hilang. Minusnya, karena karakter yang kaku tadi, bilahnya bisa sumbing bahkan pecah jika terbentur atau jatuh terlalu keras.

Baik stainless steel maupun keramik sama-sama bagus. Kalau Anda seorang tradisionalis, Anda akan lebih suka pakai stainless steel. Dapat pula pilih high carbon stainless steel jika budget Anda tinggi. Sedangkan bahan keramik cocok untuk para modernis yang menginginkan kemudahan lewat ketajamannya yang awet sehingga tak perlu diasah.

Begitu pun Material Handelnya, Pilih yang Tahan Lama dan Nyaman Digenggam

Meskipun yang melakukan kontak dengan bahan makanan yang diolah adalah bilah pisau, bukan berarti bagian handelnya jadi tak penting. Justru, meskipun bilahnya tajam dan kokoh, kalau handelnya tidak nyaman digenggam, maka potensi pisau tidak akan keluar. Sebab itu, mari pelajari material handel berkualitas yang nyaman digenggam dan tahan lama.

Kayu

Material pertama adalah kayu. Material ini sebenarnya bagus tapi kualitas yang baik baru dapat Anda temukan pada produk yang cukup mahal. Pasalnya, tidak sembarang kayu cocok digunakan jadi handel pisau. Itupun masih diinjeksi bahan tambahan seperti plastik atau resin agar interiornya lebih padat. Sudah begitu, perawatannya pun mesti teratur dan hati-hati karena lebih sulit dibersihkan dan mudah rusak.

Handel kayu umumnya lebih nyaman digenggam dan memiliki estetika tradisional yang khas. Jika ini yang Anda cari, bersiaplah untuk merogoh kocek lebih dalam. Di sisi lain, jika Anda mencari pisau dapur yang murah, sebaiknya hindari yang berhandel kayu karena kemungkinan besar tidak akan awet.

Termoplastik

Bahan lain yang umum dipakai sebagai handel pisau adalah termoplastik. Salah satu jenis termoplastik yang kualitasnya baik adalah acrylonitrile butadiene styrene (ABS). Material ini cukup kokoh dan bobotnya ringan. Perawatannya pun gampang. Di atasnya, ada termoplastik polyoxymethylene (POM) yang lebih kuat dan warnanya tidak memudar dimakan waktu. Tapi harganya pun lebih mahal.

Metal

Selain itu, ada pula handel berbahan metal seperti stainless steel, titanium dan alumunium. Material ini sangat kuat dan beberapa ada yang antikarat. Alhasil, pisau akan lebih awet. Namun pisau dengan handel ini mungkin bobotnya terlalu berat untuk nonprofesional. Selain itu, bila terjilat api terlalu lama, panasnya dapat merambat dan melukai tangan. Sebab itu, diperlukan kehati-hatian lebih ketika memakainya.

Untuk penggunaan di rumah, kami sarankan pilih pisau dapur berhandel termoplastik atau kayu, jika budget Anda berlebih. Pasalnya, kedua material ini cukup enteng untuk tangan nonprofesional. Menjadikannya nyaman digenggam dan dikendalikan. Kekuatannya pun cukup baik, meski bukan yang paling kokoh.

Mana yang Lebih Baik, Full Tang atau Hidden Tang?

Tang merupakatn pangkal bilah pisau yang masuk ke handel. Panjangnya tang menentukan stres yang dialami pisau saat kita tekan. Hal ini lantas berdampak keseimbangan dan kekokohannya, yang kemudian menentukan intensitas penggunaannya pula. Secara mendasar, ada dua jenis tang pisau dapur: full tang dan hidden tang.

Full Tang

Full tang artinya pangkal bilah pisau menyatu hingga ujung handel. Handel pisau full tang biasanya mengapit sisi kanan dan kiri tang, alih-alih menutupi seluruh sisinya seperti hidden tang. Pisau seperti ini bobotnya lebih besar karena ukuran tang yang lebih panjang.

Alasan yang sama juga membuatnya lebih kokoh karena tidak mengalami stres. Alhasil, Anda dapat menekan pisau lebih kuat tanpa khawatir mematahkan tang atau merusak handel. Dengan performa lebih baik, wajar saja pisau full tang harganya lebih mahal.

Hidden Tang

Sementara itu, pisau hidden tang memiliki pangkal bilah yang pendek, sehingga hanya masuk sebagian di handel. Itu sebabnya mengapa jenis ini juga disebut partial atau half tang.

Ketika pisau ditekan kuat, akan terjadi stres di ujung tang. Kalau produknya jelek, hal ini dapat membuat handelnya pecah, bahkan tangnya sendiri patah. Pada produk yang bagus pun Anda tetap tidak boleh menekannya terlalu kuat agar pisaunya awet.

Kendati begitu, pisau hidden tang yang kualitasnya baik relatif cukup kuat untuk keperluan dapur rumahan. Namun kalau budget Anda cukup, lebih baik pilih yang full tang. Paling tidak untuk chef’s knife, karena akan jadi yang paling sering Anda pakai.

Sebaiknya Beli Set atau Satuan?

Seperti telah dibahas di poin pertama, pisau dapur yang esensial hanya tiga saja, yaitu pisau besar (chef’s knife), pisau kecil (paring knife), dan serrated knife alias bread knife. Chef kelas dunia seperti Gordon Ramsay pun menjelaskan begitu.

Dengan kata lain, Anda tidak perlu membeli set pisau yang terdiri dari lima hingga belasan pisau. Di luar yang tiga tadi, kemungkinan besar Anda akan jarang memakai jenis pisau yang lain, atau malah tidak terpakai sama sekali. Alhasil, percuma saja membelinya mahal-mahal. Daripada begitu, lebih baik beli tiga pisau secara satuan.

Di pasaran memang banyak set pisau yang harganya sangat miring. Bahkan, ada yang harga satu setnya lebih murah dari sebuah chef’s knife merek terkenal. Jika Anda tertarik dengan produk seperti ini, silakan saja. Tetapi, akan tetap lebih worth membeli chef’s knife yang kualitasnya sudah jelas daripada set pisau yang kualitasnya belum terjamin, sekalipun harganya sama.

Alasan lain untuk membeli pisau secara satuan adalah kebebasan dalam memilih. Sebab, ketika Anda membeli set pisau, Anda hanya mendapatkan varian pisau dari merek yang sama. Katakanlah Anda suka dengan chef’s knife buatan merek tersebut, tapi tidak demikian dengan paring dan bread knife-nya. Dengan membeli secara satuan, Anda bebas memilih tiap pisau dari merek yang berbeda-beda sesuai preferensi Anda.

Jika Memungkinkan, Genggam dan Rasakan Sensasinya di Tangan Anda Sebelum Membeli

Membeli pisau dapur sebenarnya mirip dengan membeli pakaian. Sama-sama lebih afdal bila dicoba dulu. Pasalnya, pisau dapur harus terasa seperti perpanjangan tangan Anda sendiri. Harus terasa natural di tangan agar penggunannya nyaman. Bukan cuma soal ukuran, tapi juga bobot, feel genggaman, handling, dan banyak lagi.

Pisau yang cocok untuk Anda harus Anda temukan sendiri. Kualitas yang bagus, brand yang ternama dan harga yang mahal tidak menjamin pisaunya akan cocok di tangan. Itu sebabnya, jika memungkinkan, cobalah untuk menggenggam dan merasakan sensasi pisau yang ingin Anda beli. Datangilah toko peralatan dapur yang memiliki koleksi pisau dapur lengkap dari bermacam merek.

Tentu, apabila Anda hanya dapat membeli secara online, hal ini tidak bisa dilakukan. Sebab itu, pastikan untuk mempelajari spesifikasi produk sedetail mungkin. Lihat juga video demonstrasinya di internet untuk melihat bagaimana orang lain menggunakan pisau tersebut.

Bila perlu, Anda dapat bertanya ke penjual apakah ada return policy bila varian yang pertama Anda beli kurang cocok, sehingga boleh ditukar dengan varian lain dari seri yang sama. Intinya, jika Anda tidak bisa mencobanya secara langsung, jangan malas untuk riset, ya!

10 Rekomendasi Pisau Dapur Terbaik

Apakah penjabaran kami di atas telah Anda pahami? Jika sudah, mari lanjut ke bagian ini di mana kami mengumpulkan sepuluh pisau dapur terbaik. Tersedia beragam pilihan mulai dari merek-merek terkenal yang biasa dipakai chef profesional, sampai yang sederhana dengan harga miring. Tinggal sesuaikan dengan budget!

1. Kohana Chef’s Knife Baby Blue

Sumber: Kohanaindonesia.com

Karena terbuat dari kemarik maka tidak perlu diasah

Kalau Anda tipe orang yang malas mengasah pisau, pakailah pisau keramik. Chef’s knife dari Kohana ini adalah salah satu yang kami rekomendasikan. Seperti kebanyakan pisau keramik lain, ketajamannya bertahan lama. Tidak hanya sampai situ, pisau ini juga cocok untuk orang bertangan kecil berkat ukurannya yang minimalis. Mau potong daging hingga cincang bawang, semuanya lancar!

Jenis Chef’s knife
Material blade Zirconia ceramics
Material handel Tidak disebutkan
Ukuran 5,5 inci
Kisaran harga Rp315.000

2. Kohana Paring Knife

Sumber: Kohanaindonesia.com

Tidak mengoksidasi daging buah

Kalau Anda suka mengolah buah-buahan, Anda memerlukan pisau paring. Lebih asyik lagi pakai pisau berbahan keramik seperti yang satu ini karena tidak mengoksidasi daging buah. Hasilnya, buah yang dipotong tetap terlihat segar tanpa noda kecoklatan yang muncul kalau dipotong dengan pisau biasa. Hidangan salad buah atau rujak bikinan Anda pun terlihat lebih menggugah!

Jenis Paring knife
Material blade Zirconia ceramics
Material handel Tidak disebutkan
Ukuran 4 inci
Kisaran harga Rp225.000

3. Zwilling Pro 8-Inch Chef’s Knife

Sumber: Zwilling.com

Investasi terbaik untuk setiap koki rumahan

Asal memahami teknik dasar memasak dan punya pisau yang berkualitas, semua orang bisa jadi koki di rumah, kok. Keluarkan potensi Anda sepenuhnya dengan salah satu chef’s knife terbaik di pasaran satu ini. Bilahnya yang super tajam diimbangi dengan distribusi bobot yang seimbang dan handel nyaman, memungkinkan Anda mengiris di kecepatan tinggi tanpa terlalu capek.

Jenis Chef’s knife
Material blade High-carbon stainless steel
Material handel ABS
Ukuran 8 inci
Kisaran harga Rp2.239.000

4. Zwilling Pro 8-Inch Bread Knife

Sumber: Zwilling.com

Mampu mengiris roti tanpa membuatnya sobek

Kalau Anda sering mengadakan house party bersama teman atau sanak saudara, Anda tentu akan menyuguhkan banyak hidangan, termasuk roti. Buat mereka berdecak kagum dengan pisau roti unggulan ini. Ia akan mengiris roti Anda dengan begitu rapi dan effortless. Tidak hanya itu, kue, buah, bahkan sayuran pun akan teriris dengan lebih cantik dan konsisten dengan pisau asal Jerman ini!

Jenis Bread knife
Material blade Stainless special formula steel
Material handel Plastik
Ukuran 8 inci
Kisaran harga Rp950.000

5. Wüsthof Gourmet 8″ Cook’s Knife 1025044820

Sumber: Wuesthof.com

Chef’s knife produksi merek pisau yang dipakai Gordon Ramsay

Wüsthof adalah salah satu merek pisau yang digunakan oleh chef fenomenal Gordon Ramsay. Di seri satu ini, material bilahnya menggunakan stainless steel jenis high carbon. Handelnya pun terbuat dari POM, salah satu jenis termoplastik paling kuat untuk pisau dapur. Maka itu, jangan ragu lagi untuk membeli pisau koki satu ini. Apalagi kalau Anda ngefans dengan Chef Ramsay!

Jenis Chef’s knife
Material blade High-carbon stainless steel
Material handel Polyoxymethylene
Ukuran 8 inci
Kisaran harga Rp1.270.000

6. Wüsthof Gourmet 7″ Hollow Edge Santoku 1025046017

Sumber: Wuesthof.com

Lebih andal untuk memotong tipis dan rapi

Apabila Anda tipe orang yang lebih senang pakai pisau santoku, mari pilih salah satu santoku terbaik dari Wüsthof ini. Karena lebih tajam dari chef’s knife, pisau ini andal untuk membuat potongan-potongan tipis dengan rapi, misalnya untuk sushi. Tidak heran, harganya pun sedikit lebih mahal dibanding chef’s knife yang kami rekomendasikan di nomor sebelumnya.

Jenis Santoku
Material blade High-carbon stainless steel
Material handel Polyoxymethylene
Ukuran 7 inci
Kisaran harga Rp1.500.000

7. Global Oriental Cook’s Knife

Sumber: Globalknives.uk

Dibuat dengan stainless steel khusus

Jika di nomor-nomor sebelumnya kami merekomendasikan pisau-pisau bergaya barat, kali ini ada pisau oriental yang patut pula Anda coba. Dengan mata bilahnya yang rata, Anda yang menguasai teknik memotong khas Asia pasti akan menyukainya.

Stainless steel yang digunakan pun dirancang khusus Global Knives. Meski begitu, karena pisau ini seluruhnya stainless steel, termasuk pada handel, jangan sekali-kali mendekatkannya ke api, ya!

Jenis Chef’s knife
Material blade Cromova18 stainless steel
Material handel Cromova18 stainless steel
Ukuran 5,5 inci
Kisaran harga Rp1.390.000

8. Maxim Tools Chef Knife 6” Pisau Dapur

Sumber: Tokopedia.com

Chef’s knife yang tidak menguras isi kantong!

Kalau Anda jarang masak atau memiliki budget yang benar-benar tipis, Anda dapat pilih chef’s knife ini. Walau harganya murah, bilahnya terbuat dari stainless steel yang cukup baik. Selama perawatannya pun diperhatikan. Ukurannya yang 6 inci juga ideal untuk tangan pemula. Sama sekali bukan pisau yang buruk untuk Anda pakai beberapa waktu ke depan!

Jenis Chef’s knife
Material blade Stainless Steel
Material handel Tidak disebutkan
Ukuran 6 inci
Kisaran harga Rp63.000

9. BOLDe Super Utensil Utility Cooking Knife

Sumber: Tokopedia.com

Harga super murah untuk memenuhi kebutuhan sederhana

BOLDe merupakan produsen yang memproduksi banyak pisau dapur murah meriah. Kali ini kami merekomendasikan utility knife mereka yang harganya di bawah 50 ribu. Meski harganya semurah itu, pisau ini sama sekali tidak terlihat murahan. Justru cenderung mewah berkat bilahnya yang diberi coating granit. Pisau ini cukup oke untuk melakukan tugas sederhana seperti mengiris buah dan bumbu.

Jenis Utility knife
Material blade Stainless steel dengan granite coating
Material handel Tidak disebutkan
Ukuran Tidak disebutkan
Kisaran harga Rp39.000

10. Ideal ID588 Pisau Dapur

Sumber: Tokopedia.com

Pisau santoku full tang super hemat

Punya pisau santoku tidak harus mahal, lho. Jika Anda penasaran bagaimana rasanya menggunakan pisau khas Jepang ini tapi ogah keluar uang banyak, beli saja yang murah seperti merek Ideal ini.

Di harganya yang hanya 50 ribuan, kualitas yang ditawarkan tidak buruk. Cukup tajam untuk memotong ayam tanpa masalah. Bahan stainless steel-nya pun diklaim antikarat. Menariknya lagi, meski produk murah tetapi pisau ini menggunakan konstruksi full tang!

Jenis Santoku knife
Material blade Stainless Steel
Material handel Tidak disebutkan
Ukuran 11 inci
Kisaran harga Rp45.000

Tabel Perbandingan Pisau Dapur

Yuk, cek rekomendasi produk peralatan masak dari PickyBest lainnya!

Bila Anda hobi berkreasi di dapur, pastikan seluruh kebutuhan memasak Anda terpenuhi. Tak hanya bahan masakan, melainkan peralatan masak pun, seperti wajan penggorengan, hingga alat panggang, perlu dimiliki.

Seluruh peralatan tersebut harus Anda pilih berdasarkan kebutuhan memasak Anda. Agar tidak salah pilih, kami sarankan Anda membaca tips memilih beserta produk rekomendasinya di sini!

  • 10 Rekomendasi Wajan Penggorengan Terbaik
  • 10 Rekomendasi Frying Pan Set Terbaik
  • 10 Rekomendasi Wajan Pemanggang (Grill Pan) Terbaik
  • 10 Rekomendasi Alat Pemanggang Terbaik

Kesimpulan

Sudah menentukan pilihan di antara produk-produk di atas? Kalau sudah, mari periksa lagi spesifikasi lengkapnya agar tidak salah beli. Ingat, selalu pertimbangkan jenis pisaunya, material bilah dan handel, jenis tang, dan sensasinya di tangan.

Kalau Anda baru belajar memasak, kami sarankan beli chef’s knife yang ukurannya nyaman di tangan Anda. Kalau masih bingung ukuran mana yang pas, silakan kunjungi toko peralatan dapur terdekat dan coba semua ukuran chef’s knife yang tersedia. Semoga pisau dapur pilihan Anda membuat kegiatan memasak di rumah jadi lebih menyenangkan, ya!

Sanofi IA x PickyBest
Referensi

The Only 3 Kitchen Knives You Really Need
https://www.foodandwine.com/lifestyle/kitchen-knives diakses pada 11 April 2021

The Difference Between a Chef’s Knife and Santoku Knife
https://kamikoto.com/blogs/fundamentals/difference-between-chefs-knife-and-santoku-knife diakses pada 11 April 2021

What Are the Best Kitchen Knives Made of?
https://fearlessfresh.com/best-kitchen-knives-made/ diakses pada 11 April 2021

What Is The Best Steel For A Kitchen Knife?
https://www.knifeplanet.net/best-steel-kitchen-knife/ diakses pada 11 April 2021

Guide: Kitchen Knife Handle Types And Materials
https://japanahome.com/journal/guide-kitchen-knife-handle-types-and-materials/ diakses pada 11 April 2021

What Are the Differences Between a Forged and Stamped Knife?
https://www.thespruceeats.com/what-is-a-forged-knife-what-is-a-stamped-knife-908924 diakses pada 11 April 2021

Does It Matter If My Kitchen Knife Is Full Tang?
https://www.gearpatrol.com/food/a34063304/knife-tang/ diakses pada 11 April 2021

You Don’t Need a Knife Set
https://www.bonappetit.com/story/knife-sets-scam diakses pada 11 April 2021

Best kitchen knives and how to buy them, according to experts
https://www.nbcnews.com/shopping/kitchen/best-kitchen-knives-n1198246 diakses pada 11 April 2021

Originally posted 2022-01-12 11:36:40.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *