Peralatan Musik

10 Rekomendasi Ukulele Terbaik

Sanofi IA x PickyBest

Ukulele senantiasa menyebarkan keceriaan lewat suaranya yang khas. Kehadiran alat musik asal Hawaii ini memang tak pernah gagal menghidupkan suasana. Baik saat bermain di pinggir pantai, berkemah di atas gunung, maupun berleha-leha di kamar tidur. Tak heran, semakin banyak saja orang yang tertarik untuk belajar bermain ukulele. Barangkali, Anda termasuk?

Ada banyak merek ukulele yang beredar di Indonesia, misalnya dari Fender, Kala, dan Mahalo. Agar tidak bingung, kami jelaskan cara memilihnya di artikel ini. Tidak hanya itu, kami juga merekomendasikan sepuluh ukulele terbaik yang bisa Anda jadikan pilihan. Selamat membaca!

Cara Memilih Ukulele

Meski bentuknya mirip, ukulele memiliki perbedaan fundamental dengan gitar, apalagi bila Anda baru pertama kali mencoba. Alhasil, cara memilihnya pun berbeda. Sebab itu, perhatikan betul aspek seperti ukuran, material, bahan senar, dan aksesorinya.

Ukuran Mana yang Paling Cocok Buat Anda?

Utamanya, ada empat ukuran ukulele. Dari yang terkecil hingga terbesar: soprano, concert, tenor, dan bariton. Perbedaan utamanya terletak pada tone, yang semakin besar semakin penuh dan bassy.

Peruntukkannya pun menjadi sedikit berbeda jika dipandang dalam perspektif pemula. Sementara, mereka yang sudah mahir banyak yang punya satu dari masing-masing ukuran karena mengincar variasi tone.

Soprano: Ukuran Paling Kecil dengan Tone Paling Khas

Tone bright dan ceria khas ukulele yang biasa kita dengar berasal dari ukulele ini. Tuning standarnya adalah GCEA (dari senar teratas). Lehernya yang pendek membuat scale (tangga nada)-nya pun pendek dengan jumlah 12 sampai 15 fret saja. Jarak antar fret-nya juga sempit, terutama di scale atas.

Berkat ukurannya yang kecil, ukulele soprano sangat ringan dan mudah digenggam. Ukulele soprano nyaman sebagai ukulele pertama bagi Anda yang pemula, termasuk yang masih anak-anak. Namun, jarak antar fret-nya yang mepet mungkin akan menyulitkan Anda yang ukuran tangannya agak besar.

Concert: Keleluasaan Lebih untuk yang Bertangan Besar

Ukuran ukulele concert sedikit lebih besar dari soprano. Suaranya lebih penuh dengan frekuensi mid-range yang lebih dominan. Ukulele ini memakai standar tuning GCEA seperti soprano. Leher yang lebih panjang memungkinkan jumlah fret lebih banyak, hingga 15 sampai 20 fret. Jarak antar masing-masing fret pun lebih lebar.

Jarak antar fret yang lebih lebar membuat ukulele concert lebih nyaman untuk Anda yang ukuran tangan dan jarinya besar. Jadi, bila Anda merasa kekecilan pakai soprano, cobalah ukulele ukuran ini.

Tenor: Range Lebih Lebar dan Volume Lebih Besar

Ukulele tenor ukurannya lebih besar dari concert. Dapat dikatakan, inilah ukulele terbesar yang masih mengeluarkan tone khas ukulele. Tuning-nya pun masih sama, GCEA dengan variasi senar G rendah atau tinggi. Lehernya yang panjang memungkinkan jumlah fret lebih banyak dan jarak antar fret yang lebih lebar. Tidak heran, ukulele ini enak dipakai untuk bermain fingerstyle.

Ukuran tenor cocok untuk Anda yang masih pemula maupun sudah mahir. Cocok pula untuk Anda yang masih merasa kekecilan walaupun sudah pakai ukulele concert. Berkat bodi yang lebih besar, volume suaranya pun lebih keras, sehingga lebih terasa ketika nge-jam di luar ruangan.

Bariton: Nyaman untuk Anda yang Bertransisi dari Gitar

Inilah ukulele yang ukurannya paling besar. Suara yang dihasilkan pun dalam, nyaris terdengar seperti gitar daripada ukulele. Tuning-nya pun berbeda dari ukulele yang lain, yakni DGBE. Serupa dengan tuning empat senar atas gitar. Jarak antar fret yang lebar dan bodi yang lebih besar akan lebih nyaman untuk Anda yang postur tubuhnya besar.

Berkat tuning-nya yang sama, akor (chord) ukulele bariton sama dengan akor gitar. Alhasil, Anda yang sudah bisa bermain gitar akan sangat mudah bertransisi ke ukulele ini. Banyak juga orang yang menjadikan ukulele bariton sebagai pendahuluan sebelum belajar bermain gitar. Hal ini disebabkan tegangan senarnya lebih rendah sehingga tidak membuat jari sakit.

Perhatikan Material Konstruksinya

Seperti alat musik akustik lainnya, kualitas material dalam konstruksi ukulele sangat menentukan kualitas suara yang dihasilkan. Begitu pun keawetan dan harganya. Di pasaran, ukulele biasanya terbuat dari material kayu, karbon fiber, dan plastik. Setiap material memiliki karakteristiknya sendiri-sendiri.

Kayu adalah material yang paling sering dipakai. Jenis kayu yang dipakai bisa satu jenis saja ataupun beragam pada tiap bagian ukulele. Mahogani merupakan jenis kayu yang paling populer. Tidak hanya harganya lebih murah sehingga cocok untuk pemula, resonansi yang dihasilkan pun baik. Terutama pada frekuensi tengah yang menjadi ciri khas ukulele.

Terdapat pula jenis kayu spruce, cedar, maple (umumnya hanya untuk bodi bagian belakang dan samping), dan rosewood yang masing-masing memiliki karakter suara berbeda. Tetapi jenis kayu yang paling klop dengan ukulele adalah koa. Suara yang dihasilkan kayu endemik Hawaii ini paling khas, dengan sustain (lama not berbunyi) yang baik dan overtone (frekuensi tinggi lebihan frekuensi asli yang berbunyi) yang minim.

Selain kayu, terdapat pula material sintetis seperti fiber karbon dan plastik. Fiber karbon lebih kokoh dari kayu dan tahan sedikit basah, serta lebih leluasa dibawa bepergian, termasuk ke area luar ruangan seperti pantai. Tetapi, harga fiber karbon cukup mahal. Sementara itu, plastik harganya jauh lebih murah dibanding dua material sebelumnya. Namun kualitas suaranya berada di bawah karbon, apalagi kayu.

Kesimpulannya, pilihlah sesuai budget dan kebutuhan Anda. Bila budget berlebih, ukulele kayu, jenis apa pun itu, menawarkan kualitas suara terdepan. Sedangkan jika budget terbatas, atau hanya membelikan untuk anak-anak, dapat memilih yang plastik. Ukulele fiber karbon dapat menjadi tambahan yang menarik di koleksi Anda, terutama jika sering bepergian.

Material Senarnya juga Perlu Dicermati

Selain material konstruksi ukulelenya, material senarnya juga perlu dicermati. Ada dua jenis material yang umum dipakai, yakni nilon dan flourocarbon. Nilon adalah polimer elastis yang juga biasa dipakai sebagai senar gitar. Saat dipasang, senar nilon memerlukan waktu untuk meregang sempurna, baru kemudian di-tuning.

Senar flourocarbon menghasilkan tone yang lebih bright dari senar nilon. Keawetannya juga lebih lama. Termasuk dalam mempertahankan tuning. Tidak seperti senar nilon yang lebih cepat kehilangan tuning seiring berjalannya waktu. Fluktuasi temperatur juga tidak akan terlalu mempengaruhinya seperti nilon.

Dari kedua jenis senar ini, Anda dapat memilih yang mana saja. Pada produk kualitas tinggi, Anda mungkin akan sering menemukan senar Aquila Super Nylgut (campuran antara nilon dan gut [sejenis fiber]). Sementara nilon, biasanya dipakai ukulele pada produk yang lebih terjangkau. Selain itu, jika ingin ganti, Anda dapat membelinya sendiri pasca pembelian dengan harga yang relatif terjangkau.

Ukulele juga bisa memakai senar gitar yang berbahan nilon (seperti pada gitar klasik), tetapi tidak boleh menggunakan senar gitar berbahan metal karena bridge ukulele tidak akan kuat menahan tegangan dari senar seperti ini.

Bila Ingin Disambung ke Amplifier, Pilih Tipe Akustik Elektrik

Bila Anda seorang performer, akan lebih mudah memilih ukulele yang bisa langsung tersambung dengan amplifier atau sound system panggung. Pilihlah ukulele tipe akustik elektrik yang memiliki pickup bawaan dan pre-amplifier untuk mengatur volume dan tone.

Sebagai alternatif, terdapat juga pickup yang dapat Anda beli terpisah untuk mengamplifikasi ukulele akustik Anda. Meski begitu, kualitas suara yang dihasilkan akustik elektrik dengan pre-amp tetap lebih baik. Jika Anda hanya perlu ukulele untuk tampil di panggung, ada juga yang sepenuhnya elektrik. Tetapi suaranya tidak akan keluar jika tidak disambungkan ke amplifier.

Sisihkan Dana untuk Membeli Aksesorinya

Terdapat beberapa aksesori esensial yang patut Anda beli, terutama jika Anda masih pemula. Misalnya tuner yang pendeteksi pitch untuk memudahkan tuning. Anda juga perlu tas untuk menyimpan dan membawa ukulele. Jika hanya perlu tas untuk membawanya bepergian, softshell case atau gig bag sudah cukup. Tetapi bila menginginkan proteksi tambahan, belilah hardshell case.

Seperti gitar, terdapat pula capo untuk ukulele yang menaikkan posisi open string. Jika ingin dipajang di rumah, Anda perlu stand atau hanger yang memastikan ukulele tersangga dengan mantap. Ada pula humidifier yang menjaga kelembapan ukulele berbahan kayu ketika udara sedang kering.

Dari sekian banyak aksesori di atas, Anda tidak perlu membeli semuanya. Cukup yang dirasa perlu saja. Setidak-tidaknya, kami bisa pastikan Anda memerlukan kain mikrofiber untuk mengelap dan membersihkan alat musik kesayangan Anda dari debu dan kotoran.

10 Rekomendasi Ukulele Terbaik

Setelah meneliti cara memilihnya, sekarang saatnya Anda menentukan pilihan. Di bagian ini, kami telah mengumpulkan sepuluh ukulele pilihan dari beragam merek. Tinggal Anda pilih saja mana yang paling cocok.

1. Kala Makala Dolphin

Sumber: Kalabrand.com

Ukulele soprano entry-level berkualitas tinggi dengan harga terjangkau

Makala adalah seri ukulele berkualitas dengan harga terjangkau dari Kala, brand ukulele asal Amerika Serikat yang mendunia. Dolphin merupakan varian soprano yang dirancang khusus sebagai ukulele pertama untuk pemula.

Terdapat beragam pilihan warna yang dapat disesuaikan dengan gaya Anda. Harganya pun merupakan yang paling murah di antara seri Makala yang lain. Jelas menjadi salah satu ukulele entry-level terbaik yang tersedia buat Anda.

Ukuran Soprano
Kisaran harga Rp725.000

2. Mandalika Ukulele Soprano Fullset Original Warna Hitam 21-BK

Sumber: Mandalikamusic.com

Produk lokal yang dibuat dengan kayu berkualitas

Jika Anda jeli, ukulele buatan lokal juga banyak yang berkualitas, lho. Misalnya ukulele buatan Mandalika satu ini. Bodi dan lehernya terbuat dari kayu mahogani, sedangkan bridge dan fingerboard-nya dari rosewood. Sehingga, kualitas build-nyakokoh dan awet.

Menariknya lagi, paket penjualannya sudah termasuk sertifikat tanda hak milik instrumen, satu set senar cadangan, dan softcase. Bonus sebanyak ini dengan ukulelenya yang berkualitas hanya dibanderol 300 ribuan saja!

Ukuran Soprano
Kisaran harga Rp334.000

3. Mandalika Ukulele Concerto Fullset Original Warna Coklat Tua 23-NS

Sumber: Mandalikamusic.com

Ukuran concert untuk keluasaan lebih

Jika Anda sudah menaksir ukulele Mandalika di atas, tetapi takut kekecilan karena ukurannya soprano, pilihlah produk Mandalika yang ini. Dengan ukuran concert, Anda mendapat keleluasaan dengan jarak antar fret yang lebih lebar. Konstruksinya pun menggunakan kayu yang sama sehingga kualitasnya sama baik. Tidak hanya itu, bonus yang terdapat dalam paket penjualannya pun sama!

Ukuran Concert
Kisaran harga Rp390.000

4. Enya Nova U Concert

Sumber: Enya-music.com

Tangguh untuk penggunaan luar ruangan berkat material fiber karbon

Simpanlah ukulele kayu terbaik Anda di rumah. Jika mau bepergian, bawa saja yang ini. Nova U terbuat dari material fiber karbon yang lebih kokoh dari kayu. Meski sedikit terbentur atau basah, konstruksinya tidak akan rusak.

Suara yang dihasilkan pun boleh diadu dengan yang berbahan kayu berkualitas. Kerennya lagi, ada banyak aksesori yang terdapat pada paket penjualannya. Mulai dari case, satu set senar cadangan, strap, dan capo!

Ukuran Concert
Kisaran harga Rp390.000

5. Fender Venice Soprano Ukulele

Sumber: Shop.fender.com

Bentuk kepalanya menyerupai Telecaster!

Anda yang akrab dengan dunia gitar tentu sudah tak asing dengan merek Fender. Merekalah brand di balik gitar model Stratocaster dan Telecaster yang saking populernya sering dijuluki “gitar sejuta umat”. Ternyata, Fender juga memproduksi ukulele yang tentu saja kualitasnya tidak usah diragukan lagi.

Ukulele ini memakai bridge khusus yang membuat penggantian senar menjadi jauh lebih praktis. Uniknya lagi, bentuk head-nya menyerupai headstock khas Telecaster yang super keren, memberikan estetika unik yang berbeda dari ukulele lainnya.

Ukuran Soprano
Kisaran harga Rp1.100.000

6. Fender Billie Eilish Signature Ukulele

Sumber: Shop.fender.com

Diciptakan khusus untuk fans berat Billie Eilish

Tahun 2020 lalu Fender merilis ukulele signature salah satu ikon pop terbesar Amerika Serikat saat ini, Billie Eilish. Dibuat dari kayu sapele yang diberi motif Blohsh, simbol paten milik Billie Eilish. Karena merupakan jenis akustik elektrik, ukulele ini telah dilengkapi pickup dan pre-amp Fishman Kula.

Harganya yang mencapai lima juta mungkin agak berlebihan untuk Anda yang baru mau mulai belajar main ukulele. Karena itu, produk ini sebenarnya lebih pas untuk yang sudah mahir atau fans berat Billie Eilish yang merambah  sebagai kolektor.

Ukuran Concert
Kisaran harga Rp5.157.000

7. Mahalo Java Series – Tenor

Sumber: Mahaloukuleles.com

Dikonstruksi dari kayu eksotik Indonesia

Seperti namanya, Mahalo mengkonstruksi bodi seri Java-nya ini dengan kayu nato terbaik Indonesia. Dikombinasikan dengan mahogani pada bagian leher dan jati pada fingerboard, serta senar Aquila yang menghasilkan suara penuh nan kaya. Terdapat pula varian akustik elektrik dengan pickup dan pre-amp.

Ukuran Tenor
Kisaran harga Rp1.100.000

8. Ibanez UEWT5

Sumber: Ibanez.com

Memiliki bodi cutaway yang mirip gitar

Selain Fender, brand gitar ternama yang ternyata juga memproduksi ukulele adalah Ibanez. UEWT5 terlihat unik dengan bodi cutaway mirip gitar akustik. Penggunaan kayu purpleheart pada fingerboard dan bridge memberikan frekuensi mid-range yang kuat. Suaranya juga lebih mellow berkat penyematan senar Aquila.

Ukuran Tenor
Kisaran harga Rp1.100.000

9. Kala Makala Baritone MK-B

Sumber: Kalabrand.com

Lebih mudah dikuasai untuk yang sudah mahir main gitar

Bila Anda sudah mahir main gitar dan ingin segera mentransfer kemampuan Anda ke ukulele, gunakanlah tipe bariton. Seri MK-B Makala satu ini adalah salah satu ukulele bariton entry-level terbaik. Tidak hanya harganya bersaing, kualitasnya pun terjamin dengan konstruksi kayu mahogani unggulan. Kerennya lagi, senarnya sudah memakai Aquila Super Nylgut!

Ukuran Bariton
Kisaran harga Rp1.200.000

10. PopuMusic Populele U1

Sumber: Popuband.com

Ukulele pintar yang membuat pembelajaran jadi makin mudah

Belajar alat musik memang tidak mudah, tak terkecuali ukulele. Populele diciptakan untuk memecahkannya. Dengan bantuan 72 lampu LED di sepanjang fretboard, latihan akor menjadi sangat mudah sebab lampu akan menyala pada bagian yang mesti ditekan.

Lebih dari itu, ukulele pintar ini juga dapat tersambung ke smartphone lewat bluetooth. Aplikasi di ponsel akan membimbing Anda belajar tiap lagu dengan lebih mudah. Meski modern, kualitas akustik Populele tidak kalah dengan ukulele tradisional. Tercermin dari bodinya yang terbuat dari spruce (soundboard) dan penggunaan senar Aquila.

Ukuran Concert
Kisaran harga Rp1.050.000

Tabel Perbandingan Ukulele

Yuk, cek rekomendasi alat musik petik dari PickyBest lainnya!

Anda penghobi musik dan selain ingin mahir bermain ukulele, juga berharap cekatan memetik gitar? Baik untuk pemula maupun profesional, pilihan gitar pun sangat beragam.

Sama halnya dengan ukulele, memilih gitar juga harus memperhatikan karakteristik, material, dan fleksibilitasnya. Supaya lebih jelas, serta mengetahui pilihan produk yang berkualitas, Anda bisa baca artikel kami satu ini!

  • 10 Rekomendasi Gitar Akustik Terbaik untuk Pemula dan Profesional

Kesimpulan

Jadi, dari seluruh rekomendasi kami, ukulele mana yang berniat Anda bawa ke rumah? Memilih ukulele memang tidak segampang yang dibayangkan. Anda perlu memperhatikan aspek seperti ukuran, material, bahan senar, dan aksesorinya.

Bila Anda masih pemula, kami sarankan pilih ukulele concert yang pas dengan budget Anda. Jangan beli yang harganya terlalu murah karena khawatir terbuat dari material murahan yang tidak awet. Selain itu, utamakanlah kualitas suara, bukan bentuk atau model yang keren. Mudah-mudahan Anda menemukan ukulele yang paling cocok buat Anda, ya!

Sanofi IA x PickyBest
Referensi

Understanding Your Options
http://theukulelereview.com/2017/09/10/understanding-your-options/ diakses pada 18 Maret 2021

Ukulele Sizes Explained!
https://kalabrand.com/blogs/tech-and-how-to/which-ukulele-size-is-right-for-you diakses pada 18 Maret 2021

Ukulele Sizes: Soprano, Concert, Tenor & Baritone
https://ukuleletricks.com/ukulele-sizes-soprano-concert-tenor-baritone/ diakses pada 18 Maret 2021

Ukulele Wood Comparison – Different Ukulele Wood Types
https://www.ukuleleworld.com/ukulele-wood-types/ diakses pada 18 Maret 2021

Big Differences Between Wood and Carbon Fiber Ukuleles
https://klosguitars.com/blogs/klos-insights/biggest-differences-between-carbon-fiber-ukuleles-and-wood-ukuleles diakses pada 18 Maret 2021

Plastic ukuleles? Really?
https://www.gotaukulele.com/2012/02/plastic-ukuleles-really.html diakses pada 18 Maret 2021

How to Choose the Right Strings for Your Ukulele
https://www.musiciansfriend.com/thehub/how-to-choose-the-right-strings-for-your-ukulele diakses pada 18 Maret 2021

Ukulele Strings
https://www.theukulelereview.com/2012/10/01/ukulele-strings-nutshell-and-new/ diakses pada 18 Maret 2021

Ukulele Buying Guide
https://www.musiciansfriend.com/thehub/ukulele-buying-guide diakses pada 18 Maret 2021

Cases, Capos, Care, & More: A Guide to Ukulele Accessories
https://www.ukulelemag.com/gear-reviews/cases-capos-care-more-a-guide-to-ukulele-accessories diakses pada 18 Maret 2021

Originally posted 2021-12-23 06:34:39.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *